PASANGKAYU, SOLUSINEWS.ID – Wakil Bupati Pasangkayu Dr Hj Herny Agus mengukuhkan pengurus Badan Kontak Mejelis Taklim (BKMT) Permata Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, periode 2023-2028.
Pengukuhan digelar di aula Kantor Desa Karya Bersama, Senin (13/11/2023). Hadir sejumlah pimpinan OPD antara lain Kepala Dinas Kominfopers, para kepala bagian lingkup Pemkab Pasangkayu.
Pengurus dan anggota BKMT Pasangkayu, Kepala Desa Karya Bersama dan jajarannya, dan tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Herny Agus dalam sambutannya menyampaikan salah satu tujuan majelis taklim adalah untuk meningkatkan iman dan takwa pengurus dan anggotanya serta masyarakat.
Serta mengutamakan kepentingan agama diatas kepentingan pribadi atau golongan.
Menrutnya sebagai seorang muslim/muslimah itu sesuatu yang luar biasa.
“Karena semua yang kita lakukan, bila sesuai dengan hukum agama maka pasti mendapatkan pahala. Waktu kita saja akan menjadi pahala jika kita kerjakan sesuai dengan aturan agama,” paparnya.
Olehnya, Pemkab Pasangkayu sangat mengapresiasi keberadaan organisasi masyarakat khususnya BKMT.
Ia menambahkan peran BKMT sangat luar biasa dalam mendukung tugas-tugas kepemerintahan maupun pembangunan yang ada di Kabupaten Pasangkayu.
“Harapan saya kepada ibu-ibu yang sudah dikukuhkan agar segera membantu bapak kepala desa dan ibu desanya, serta masyarakat Desa Karya Bersama dalam bekerjasama menekan angka stunting,” harapnya.
Di bulan September 2023, angka Stunting di Pasangkayu berada di 95,38 persen. Kemudian di bulan Oktober 2023, turun sampai 81,44 persen.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa pemerintah saat ini sangat fokus dan perhatian pada penekanan angka Stunting.
Mulai dari remaja putri, itu harus diberikan tablet tambah darah yang diminum 2 minggu sekali.
Jadi 1 bulan itu 4 kali mendapatkan tablet tambah darah,” katanya.
Selain itu, Desa Karya Bersama sangat dekat dengan kota kabupaten dan juga berada di wilayah pesisir pantai yang tentunya sumber protein tertinggi dapat diperoleh di laut.
“Sulawesi Barat ini memiliki sumber daya yang subur. Kasihan kita ini, tinggal di tanah yang subur dan hasil laut yang melimpah, tapi kenapa kitalah yang angka stuntingnya tertinggi kedua di Indonesia,” ungkap Wabup Herny.(*)







