GOWA,SOLUSINEWS.ID – Pesta tilawah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Kabupaten Gowa resmi ditutup di Lapangan Lombasang, Kecamatan Tinggimoncong, Selasa (14/10/2025) malam.
Namun, berakhirnya kompetisi tingkat kabupaten ini justru menandai dimulainya target besar Gowa: Menembus tiga besar di MTQ Tingkat Provinsi Sulsel dan mengincar Juara Umum saat menjadi tuan rumah 2028.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ adalah sarana untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dan mempererat ukhuwah islamiyah. Ia juga menantang Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Gowa untuk segera menyusun strategi pembinaan matang.
“Kita harus optimis meraih prestasi yang lebih tinggi. Di tahun 2028, Gowa akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi. Tentu akan menjadi kebanggaan luar biasa jika kita bisa tampil sebagai Juara Umum,” tegas Darmawangsyah.
Target tiga besar ini disambut baik oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Gowa, Mardani Hamdan. Selaku pihak yang paling dekat dengan pelaksanaan teknis LPTQ, Mardani menegaskan bahwa pembinaan intensif bagi para juara akan segera dilaksanakan.
“Kami sangat mendukung target dari Bapak Wakil Bupati. LPTQ sebagai garda terdepan pembinaan tidak akan berpuas diri hanya sampai di tingkat kabupaten. Juara-juara dari Kecamatan Bajeng, Parigi, dan Tinggimoncong ini adalah aset kita,” ujar Mardani Hamdan saat ditemui usai acara penutupan.
Mardani Hamdan menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa, melalui Bagian Kesra, berkomitmen penuh pada kualitas qori dan qoriah.
“Kini fokus kita adalah memastikan mereka (para juara) mendapatkan training center terbaik sebelum berlaga di Maros tahun 2026. Anggaran dan fasilitas pembinaan akan kita dorong maksimal, agar mereka siap mengibarkan panji Gowa dan meraih peringkat tiga besar di Provinsi. Ini bukan sekadar lomba, ini adalah ikhtiar kita membumikan Al-Qur’an sekaligus menunjukkan potensi SDM religius Gowa,” tegasnya.
MTQ ke-46 ini mempertandingkan 46 kategori lomba. Berdasarkan pengumuman Ketua Panitia, Andy Azis Peter, Juara Umum berhasil direbut oleh Kecamatan Bajeng, diikuti Kecamatan Parigi di posisi kedua dan Kecamatan Tinggimoncong di posisi ketiga.
Sebagai penutup, Andy Azis Peter juga mengumumkan bahwa tongkat estafet tuan rumah MTQ selanjutnya diserahkan kepada Kecamatan Bontonompo. Harapannya, pelaksanaan MTQ tahunan ini terus menjadi wadah strategis dalam menciptakan masyarakat yang berkarakter dan berakhlak Qur’ani.(*)







