Panen Perdana 6 Ton Ikan Nila, Bupati Irwan Dorong BUMDes Mabonta Kembangkan Wisata Kuliner

LUTIM, SOLUSINEWS.ID — Keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wisata Bahari Desa Mabonta, Kecamatan Burau, memanen sekitar enam ton ikan nila dari tambak seluas satu hektare mendapat apresiasi dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menghadiri panen perdana, Jumat (26/6/2026).

Panen tersebut merupakan hasil budidaya 40 ribu bibit ikan nila yang ditebar beberapa bulan lalu. Dari jumlah tersebut, tingkat kelangsungan hidup ikan mencapai sekitar 60 persen sehingga menghasilkan enam ton ikan siap konsumsi.

Pada hari pertama panen, sebanyak dua ton ikan langsung terserap pasar, menandakan tingginya permintaan terhadap hasil budidaya yang dikelola BUMDes setempat.

Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan seluruh masyarakat yang telah bekerja sama mengembangkan potensi perikanan sebagai penggerak ekonomi desa.

Bacaan Lainnya

“Ini menjadi awal yang baik. Hasil panennya sudah ada, pasarnya juga sudah ada. Tinggal bagaimana kita terus meningkatkan pengelolaannya agar manfaat ekonominya semakin besar bagi masyarakat,” ujar Irwan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa desa mampu mengelola potensi lokal menjadi sumber pendapatan yang menjanjikan apabila dikelola secara serius dan profesional. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan agar usaha yang telah berjalan dapat terus berkembang.

Irwan juga melihat peluang lain yang dapat dikembangkan dari kawasan tambak tersebut. Ia menilai lokasi budidaya ikan nila di Desa Mabonta memiliki potensi untuk dijadikan destinasi wisata berbasis kuliner yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Ke depan, kawasan ini bisa dikembangkan menjadi tempat makan. Masyarakat dapat menikmati ikan segar langsung dari tambak, sehingga memberikan nilai tambah bagi BUMDes dan membuka peluang usaha baru bagi warga,” tuturnya.

Ia menambahkan, konsep rumah makan dan wisata keluarga di kawasan tambak dapat menjadi daya tarik baru sekaligus memperluas sumber pendapatan desa di luar sektor budidaya perikanan.

Sementara itu, Kepala Desa Mabonta mengungkapkan bahwa pengembangan usaha budidaya ikan nila tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama kebutuhan pasokan air yang terkadang berbenturan dengan aktivitas pertanian masyarakat saat musim panen padi.

Meski demikian, kerja sama antara pemerintah desa dan pengurus BUMDes mampu mengantarkan usaha tersebut hingga sukses melaksanakan panen perdana.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Luwu Timur untuk memaksimalkan potensi lokal melalui BUMDes sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah pun menilai pengembangan sektor perikanan dan pariwisata berbasis desa dapat berjalan beriringan dalam meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *