LUWU TIMUR, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan memperkuat upaya perlindungan ekosistem Danau Towuti dengan menggandeng Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) dalam memberantas praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing).
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap ancaman yang semakin besar terhadap kelestarian ikan endemik di danau purba tersebut.
Kerja sama ini ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi yang melibatkan pemerintah daerah, aparat kepolisian, serta masyarakat nelayan di kawasan Danau Towuti.
Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa penanganan illegal fishing tidak lagi hanya mengedepankan pendekatan persuasif, tetapi akan dibarengi dengan penegakan hukum terhadap para pelanggar.
Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juanna Fachruddin menegaskan bahwa praktik penangkapan ikan menggunakan bom, racun, maupun setrum tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam keberlangsungan sumber daya perikanan dan habitat berbagai spesies endemik Danau Towuti.
“Danau Towuti merupakan aset alam yang harus dijaga bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya nelayan, untuk meninggalkan praktik illegal fishing dan beralih pada metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Lutim, Iptu Agusmawan mengatakan pelaku penangkapan ikan ilegal dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas yang merusak ekosistem danau.
Selain membahas upaya pencegahan illegal fishing, kegiatan tersebut juga memberikan edukasi mengenai keselamatan saat beraktivitas di perairan.
Nelayan diimbau untuk menggunakan jaket pelampung, memastikan kondisi perahu layak digunakan, serta memperhatikan cuaca sebelum melaut guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat, Pemkab Luwu Timur berharap kelestarian Danau Towuti beserta kekayaan hayatinya dapat terus terjaga.
Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan pengawasan agar praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan tidak lagi terjadi di wilayah tersebut. (*)







