MAROS, SOLUSINEWS.ID — Pemerintah Kabupaten Maros memusnahkan sebanyak 746 berkas arsip dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bernilai guna di Lapangan Pallantikang, Senin (21/7/2025).
Arsip tersebut merupakan milik Dinas Tata Ruang dan Perumahan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pertambangan dan Energi, yang berasal dari kurun waktu 1995 hingga 2019.
Pemusnahan arsip ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan dilakukan sesuai ketentuan Pasal 65 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.
Bupati Maros AS Chaidir Syam menegaskan, pemusnahan arsip ini adalah bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan tata kelola arsip secara profesional dan akuntabel.
“Kami memastikan arsip yang dimusnahkan adalah arsip yang telah habis masa retensinya dan tidak memiliki nilai guna lagi, sesuai hasil penilaian Panitia Penilai Arsip Kabupaten Maros dan berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA) yang berlaku,” ujar Chaidir.
Sebelum proses pemusnahan dilakukan, terlebih dahulu melakukan seleksi ketat terhadap arsip-arsip yang diajukan.
Ia menambahkan pemusnahan arsip ini bukan hanya sekadar mengurangi tumpukan dokumen fisik, namun juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan ruang penyimpanan yang lebih efisien, serta mendorong percepatan transformasi kearsipan digital di lingkup Pemkab Maros.(*)







