Pemuda Ini Raup Untung karena BPJS Kesehatan Makassar Tak Siapkan Meterai & Jasa Fotokopi

Penjual meterai dan usaha fotokopi jalanan di depan kantor BPJS Kesehatan Makassar, Senin (11/01/2021).

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Dimana ada kesulitan, disitu ada jalan. Tak heran orang sukses itu seringkali melihat masalah dari sudut pandang berbeda.

Mereka biasanya selalu melihat kesempatan dan menemukan peluang yang bisa dijadikan sesuatu yang bernilai atau menguntungkan.

Contoh kecil bisa ditemukan di lingkungan kantor BPJS Kesehatan Makassar. Untuk beberapa urusan kepesertaan BPJS Kesehatan, pelayanan kantor ini tak menyediakan jasa fotokopi berkas dan meterai.

Seperti saat mengurus layanan pendaftaran kepesertaan baru BPJS Kesehatan, maka calon peserta harus memiliki kelengkapan fotokopi kartu keluarga (KK) dan fotokopi halaman pertama buku tabungan bank.

Bacaan Lainnya

Selain itu, untuk urusan pendaftaran baru peserta BPJS Kesehatan, harus menyiapkan meterai senilai Rp 6.000 sebanyak 2 lembar. Ini tak disiapkan dan dijual di kantor BPJS Kesehatan Makassar.

Namun, pegawai BPJS Kesehatan akan memberitahu dan mengarahkan untuk fotokopi dan membeli meterai di depan kantor BPJS Kesehatan Makassar yang berada di Jl AP Pettarani ini.

Nah, ternyata tempat fotokopi sekaligus tempat membeli meterai itu sangat dekat. Sekilas tak nampak sebagai tempat usaha fotokopi yang juga menjual meterai.

Letaknya di atas trotoar, pas depan pintu keluar kantor BPJS Kesehatan Makassar. Tepat di tiang listrik, ada seorang pemuda yang setia mangkal di depan sebuah boks kayu/tripleks menyerupai meja.

Di dalam boks itulah ternyata tersedia mesin print+fotokopi yang dipakai melayani pengunjung BPJS Kesehatan yang hendak mem-fotokopi  berkas dan membeli meterai. Harga meterai 6.000 dijual seharga Rp 8.000 per lembar.

Usaha fotokopi dan jualan meterai di depan pintu keluar BPJS Kesehatan Makassar ini pun cukup laris. Apalagi, kantor BPJS Kesehatan Makassar selalu ramai didatangi masyarakat untuk mengurus kebutuhan BPJS Kesehatan.

Dari pantauan, Senin (11/01/2021), warga harus mengantre di dua titik di kantor BPJS Kesehatan. Titik antrean pertama terlihat dekat pos security dan lokasi antrean kedua di teras pintu utama masuk gedung kantor.

Sambil antre, warga yang mengurus keperluannya juga sesekali keluar masuk untuk fotokopi dan membeli meterai di luar kantor BPJS Kesehatan yang jaraknya sangat dekat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *