SOLUSINEWS.ID – Entry level adalah salah satu istilah dalam segmentasi pemasaran telepon selular.
Ponsel dengan entry level adalah ponsel yang memiliki segmentasi pengguna dengan budget terbatas.
Jenis ponsel entry level juga bisa mencakup ponsel yang umumnya hanya digunakan untuk SMS dan telepon.
Selain pemanfaatannya lebih simpel, juga harganya lebih murah.
Inilah mengapa ponsel Nokia yang dulunya berjaya di era tahun 90 hingga 2000-an, tetap memproduksi ponsel entry level tersebut.
Saat ini Nokia memproduksi ponsel C-Series nya di Batam sebagai salah satu strategi untuk tetap bertahan dan mengeruk kolam entry level yang masih memiliki banyak “ikan” alias konsumen.
Nokia saat ini dimiliki HMD Global dan memproduksi sejumlah produk ponsel antara lain X-Seris, N-Series, Z-Series, E-Series, dan C-Series.
Dikutip dari sindonews, C-Series menyasar kelas entry level dengan harga terjangkau.
Nokia C-series akan diproduksi bersama PT Sat Nusapersada Tbk yang dipasarkan PT Erajaya Swasembada Tbk.
Ponsel racikan lokal ini rencananya diluncurkan di pasar Indonesia pada Q4 2022.
General Manager HMD Global Indonesia Hero Tjokroardi mengatakan bahwa langkah ini adalah komitmen Nokia untuk membawa HP yang sesuai aturan di Indonesia.
Ia mengatakan C-Series terbaru nanti akan membawa material berkualitas seperti baterai besar, fitur canggih, dan tahan lama.
Sementara Direktur Operasional PT Sat Nusapersada, Bidin Yusuf, menyebutkan saat ini pihaknya telah menyiapkan total 5 line produksi untuk memproduksi smartphone Nokia C-Series dengan kapasitas maksimum 150.000 unit per bulan.
Deputy CEO Erajaya Group Hasan Aula menjelaskan langkah Nokia melokalisasi C-Series di Indonesia juga bertujuan mencapai target substitusi impor dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Sebelumnya, di tahun 2021, Nokia pernah memasarkan C20 di Indonesia dengan harga Rp 900 ribuan, layar 6.52 inci, kamera depan-belakang 5MP, dengan baterai 3.000mAh.(*)







