MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Program Pengadaan Seragam Sekolah yang akan dibuat oleh ratusan pelaku usaha jahit pakaian lokal di Makassar mendapat apresiasi dari sejumlah warga Kota Makassar.
Sekadar diketahui Program Pengadaan Seragam Sekolah ini merupakan salah satu Program 100 Hari Makassar kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Pengadaan seragam sekolah gratis untuk SD dan SMP yang akan melibatkan ratusan usaha jahit itu juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM lokal.
Program ini pun disambut suka cita oleh masyarakat, khususnya dari kalangan emak-emak di Kota Makassar. Salah satunya warga Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Suryani.
Menurutnya, program seragam sekolah gratis itu tentunya akan sangat membantu orangtua murid/siswa dalam membiayai pendidikan anak-anaknya.
“Apalagi masa sekarang-sekarang ini, bulannya penerimaan siswa baru dan tahun ajaran baru. Pasti akan banyak biaya yang dikeluarkan orangtua yang punya anak mau masuk SD dan SMP,” ungkapnya.
Olehnya, ia berterimakasih kepada pemkot setempat dan kepada Wali Kota Munafri Arifuddin dan wakilnya yang telah membuat program seragam sekolah gratis.
“Terimakasih kepada bapak wali kota dan ibu wakil wali kota karena turut peduli dengan pendidikan dan beban masyarakat di masa-masa tahun ajaran baru masuk sekolah ini,” tutur Suryani.
Hal senada diungkapkan Hj Surya, warga Kelurahan Kass-kassi, Kecamatan Rappocini. Ia mengaku program seragam sekolah gratis itu sangat bermanfaat karena akan mengurangi beban biaya masyarakat yang tahun ini baru masuk sekolah.
“Bukan hanya masyarakat orangtua calon siswa baru yang akan merasa terbantu, tapi UMKM lokal di bidang jasa menjahit juga mendapat dampak positifnya,” terangnya.
Apalagi, tambahanya, ia mendengar kalau ada ratusan penjahit UMKM lokal yang akan diberdayakan untuk memmbuat seragam sekolah tersebut. “Terimakasih Pak Appi (Wali Kota Munafri Arifuddin) atas program bantuan seragam sekolah gratisnya,” ujarnya
Dalam waktu dekat ini, pemkot diketahui akan melibatkan lebih dari 500 pelaku UMKM lokal untuk menjahit seragam sekolah bagi siswa kelas 1 SD dan SMP.
Wali Kota Appi, sapaan Munafri Arifuddin, sebelumnya juga menyampaikan program pengadaan seragam sekolah gratis ini merupakan salah satu upaya efisiensi anggaran dan memutus ketergantungan terhadap produk dari luar daerah.
Pelibatan UMKM lokal dalam program pengadaan seragam sekolah gratis ini akan dikoordinir dalam 52 kelompok. Setiap kelompok memiliki ketua yang bertugas mengoordinasi proses pengadaan/produksi seragam sekolah melalui e-Katalog atau sistem belanja elektronik pemerintah.
Program pengadaan seragam sekolah di Makassar ini terbuka untuk umum. Semua peserta yang mendaftar akan diberikan akses melalui e-Katalog dan LPSE.
Para ketua kelompok ini bertanggung jawab mendaftarkan para penjahit yang mereka bawahi dan melakukan pembelian melalui e-Katalog sesuai jumlah siswa yang akan menerima seragam.
Adapun total seragam dibagikan kepada sebanyak 33 ribu siswa dari 314 SD dan 55 SMP. Setiap siswa akan menerima dua pasang seragam sekolah dengan total 66 ribu pasang seragam sekolah.
Program ini masuk dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) senilai Rp 11 miliar lebih. “Kita targetkan seluruh seragam telah selesai didistribusikan sebelum tahun ajaran baru yang akan dimulai pada 14 Juli mendatang,” ujar Appi.(*)







