Ratusan Laskar Pelangi Satpol PP Makassar Jalani Tes Evaluasi Kinerja

Kegiatan tes evakuasi terhadap pegawai Laskar Pelangi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar di gedung kantor Satpol PP Makassar, Kamis (7/9/2023). Tes evaluasi ini berlangsung sejak 5 hingga 9 September 2023.

MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Tes evaluasi kinerja pegawai Laskar Pelangi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar mulai berlangsung sejak 5 hingga 9 September 2023.

Pada tahapan seleksi, ratusan personel Satpol PP Makassar dikerahkan dalam pelaksanaan tes tersebut antara lain staf, peleton, BKO Kecamatan, BKO Rumah Jabatan, BKO Dinas, dan lainnya.

Plt Kasatpol PP Makasar Ikhsan NS, S.Sos, MM, menjelaskan, Kamis (7/9/2023), Laskar pelangi Satpol PP dites oleh beberapa penguji melibatkan pejabat ASN lingkup Satpol PP.

Plt Kasatpol PP Makasar Ikhsan NS, S.Sos, MM, memberi briefing kepada ratusan personel Laskar pelangi Satpol PP, Kamis (7/9/2023), di sela-sela kegiatan tes evaluasi pegawai Laskar Pelangi Satpol PP.

Tahapan tes itu berdasarkan petunjuk Walikota Makassar Ir Moh Ramdhan Pomanto dan Wawali Fatmawati Rusti SE.

Bacaan Lainnya

Tes tersebut merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar.

Berupa pelaksanakan evaluasi terhadap 12.890 pegawai pendukung non ASN Laskar Pelayanan Publik Berintegritas (Laskar Pelangi).

Adapun tes evaluasi bagi Laskar Pelangi Satpol PP ini menggunakan Sistem Computer Assisted Test (CAT) dan tes wawancara.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, tes evaluasi Laskar Pelangi harus dilaksanakan sekali dalam setahun.

Mereka yang tidak lulus dalam tes evaluasi berisiko mengalami pemutusan kontrak kerja. “Ada yang malas dan turun performanya, yah terpaksa tidak lulus,” ungkap Danny Pomanto, sapaan Wali Kota Makassar itu.

Terpisah, Kepala BKPSDM Kota Makassar, Akhmad Namsun, mengatakan tes ini bertujuan memilih pegawai yang layak untuk mendukung kerja ASN Pemkot.

Adapun kriteria penilaian meliputi kompetensi dasar dan kepribadian yang baik.

“Jadi ini bukan seleksi tapi evaluasi dengan tes karena kami membutuhkan kualitas personal yang benar-benar siap kerja dan punya moralitas, etika, dan akhlak yang baik,” papar Namsun.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *