PALOPO, SOLUSINEWS.ID — Pemerintah Kota Palopo berkomitmen penuh dalam mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.
Hal ini ditegaskan langsung Wali Kota Palopo, Hj Naili Trisal, saat menghadiri acara Penyaluran Bantuan Atensi Rehabilitasi Sosial dari Sentra Wirajaya Makassar di Kantor Pos Palopo, Rabu (10/6/2026).
Program bantuan ini diinisiasi oleh Sentra Wirajaya di Makassar, sebuah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Lembaga ini bergerak aktif dalam memberikan bimbingan fisik, mental, sosial, serta pelatihan keterampilan. Tujuannya adalah agar para penerima manfaat dapat hidup mandiri, produktif, dan membaur secara inklusif di tengah masyarakat.
Wali Kota Naili Trisal menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi yang terjalin antara Kementerian Sosial, Sentra Wirajaya, dan Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans).
“Bantuan ini bukan sekadar stimulus materi, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam merangkul warga kita, khususnya penyandang disabilitas dan anak-anak agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan mandiri,” ujarnya.
Sementara Plt Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos), Alim Kamal, menyebutkan total bantuan yang dikucurkan mencapai Rp 356,4 juta yang dialokasikan untuk 151 penerima manfaat.
Pada penyaluran Tahap II kali ini menyasar dua kelompok prioritas (klaster) yakni klaster penyandang disabilitas sebanyak 27 orang dan klaster anak sejumlah 53 orang.
Program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) ini dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Pada Tahap I sebelumnya, bantuan telah disalurkan kepada tiga kelompok prioritas lainnya yaitu kelompok rentan, penyalahguna napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif), dan lanjut usia (lansia).
Pemerintah Kota Palopo berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat, baik untuk pemenuhan kebutuhan dasar maupun sebagai modal dasar dalam meningkatkan kualitas hidup mereka sehari-hari.(*)







