BI Akan Terbitkan Uang Rupiah Digital, Bedanya dengan Cryptocurrency Apa ?

  • Whatsapp
ilustrasi

SOLUSINEWS.ID – Bank Indonesia sementara menyiapkan penerbitan uang rupiah digital atau central bank digital currency (CBDC).

Rencana ini diungkapkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, di acara diskusi bertajuk CNBC Indonesia Economic Outlook 2021, Jumat (26/2/2021).

Bacaan Lainnya

Disadur dari cnbcindonesia.com, Perry mengatakan Bank Indonesia sementara merumuskan CBDC untuk diterbitkan dan diedarkan ke bank-bank dan fintech secara wholesale dan ritel.

Dijelaskan seluruh alat pembayaran menggunakan koin, kertas, dan digital menggunakan rupiah tetap menjadi wewenang BI sedangkan mengenai bitcoin ditegaskan bukan alat pembayaran sah.

CBDC adalah uang digital yang diterbitkan dan peredarannya dikontrol oleh bank sentral. Uang digital ini digunakan sebagai alat pembayaran yang sah untuk menggantikan uang kartal.

CBDC berbeda dengan cryptocurrency seperti Bitcoin. Bitcoin adalah uang internet yang dihasilkan dari proses penambangan file komputer.

Bitcoin bersifat desentralisasi, tidak butuh bank sentral dan bank dalam transaksi karena transaksinya berlangsung secara peer-to-peer dari pengirim ke penerima.

Sebelumnya, Bank for International Settlement (BIS) menyebutkan pembuatan CBDC harus mengedepankan kebutuhan nasabah.

Ada 6 kebutuhan utama nasabah yakni privasi, mudah digunakan, aman seperti uang tunai, memiliki akses universal, pembayaran luar negeri (cross-border), serta kegunaan peer-to-peer.

Berdasarkan kebutuhan utama tersebut, 3 model CBDC yang ditawarkan :

  1. Indirect CBDC dimana tagihan dilakukan ke perantara (bank komersial), sementara bank sentral hanya melakukan pembayaran ke bank komersial
  2. Direct CBDC dimana tagihan dilakukan langsung ke bank sentral
  3. Hybrid CBDC dimana tagihan dilakukan ke bank sentral, tetapi bank komersial yang melakukan pembayaran

Menurut Moody’s dalam model indirect CBDC tidak ada perubahan besar dari peran bank sentral.

Model indirect CBCD hampir sama dengan sistem finansial saat ini. Transaksi finansial dilakukan melalui perantara (dalam hal ini bank komersial).(*)

solusibayar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *