PASANGKAYU, SOLUSINEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Pasangkayu melalui Dinas Kelautan dan Perikanan meluncurkan Program “Vovasanggayu Wanuaku” di Dusun Dapurang Pantai, Desa Sarasa, Kecamatan Dapurang, Pasangkayu, Senin (29/01/2024).
Lounching Program “Vovasanggayu Wanuaku” dengan sistem perlindungan wilayah pesisir laut terintegrasi ini diresmikan langsung Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa.
Program ini bertujuan menangani abrasi dan menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan pembangunan pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati Yaumil Ambo Djiwa menyampaikan terima kasih banyak atas kerjasama sejumlah pihak yang ikut membantu dalam peluncuran Program Vovasanggayu Wanuaku melalui program Corporate Sosial Responsibility dari perusahaan swasta di Pasangkayu.
Selain itu Bupati Pasangkayu memberikan penghargaan kepada perusahaan yang telah berkontribusi pada program Vovasanggayu Wanuaku.
Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pasangkayu Kartini menjelaskan Program Vovasanggayu Wanuaku merupakan proyek perubahan atas inisiatif mandiri.
Ia menyebutkan sepanjang 150 km pesisir pantai di Kabupaten Pasangkayu mengalami abrasi yang mengakibatkan tamanan mangrove hilang.
Olehnya, Program Vovasanggayu Wanuaku akan mencetak kubus beton sebanyak 800 buah untuk membantu tanaman mangrove menahan abrasi.
Dalam kegiatan itu hadir sejumlah pejabat struktural Pemkab Pasangkayu antara lain Kadis PUPR, Kadis Lingkungan Hidup,
Kepala Bappeda Litbang, Camat Dapurang, Kepala Desa Sarasa, unsur TNI-Polri serta para tamu undangan.
Dari pihak perusahaan yang berkontribusi melalui CSR, hadir pimpinan maupun manajemn dari PT Mamuang, PT Letwa, PT Pasangkayu, PT Surya Raya Lestari, PT Sarjo Tambak Lestari,
PT Randomayang Bintang Delapan, PT Toscano Pratama, PT TSL, PT Palma Oil, PT Sejahtera Tani Tambak,
PT Vaname Kasoloang, PT Tambak 12, PT Pasangkayu Tambak Lestari, dan PT Manakarra Sakti.(*)







