Dukung Program DLH Makassar 2026, Camat Sangkarrang Bagikan Tempat Sampah Pilah Gratis ke Rumah Warga

Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang menggelar FGD guna memperkuat koordinasi dan mengumpulkan data akurat terkait aktivitas pengelolaan serta pemilahan persampahan di wilayah kepulauan, Senin (20/7/2026).

SANGKARRANG, SOLUSINEWS — Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang resmi menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna memperkuat koordinasi dan mengumpulkan data akurat terkait aktivitas pengelolaan serta pemilahan persampahan di wilayah kepulauan, Senin (20/7/2026).

Langkah strategis ini dilakukan untuk menyukseskan program Pilah Sampah tahun 2026 yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar.

Selain melaksanakan diskusi terarah, Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang juga bergerak aktif melakukan edukasi langsung dari rumah ke rumah warga.

Aksi jemput bola ini dibarengi dengan pembagian bantuan tempat sampah pilah secara gratis kepada masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Pembagian fasilitas ini diproyeksikan sebagai langkah awal untuk menjadikan beberapa titik di wilayah kepulauan sebagai pilot project (proyek percontohan) pengelolaan sampah yang mandiri dan efektif.

Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah mengawal jalannya program lingkungan ini.

Menurutnya keberhasilan pelaksanaan edukasi lapangan dan FGD tersebut dinilai tidak lepas dari sinergi kuat antara jajaran kecamatan dan otoritas kebersihan kota.

“Terima kasih kepada semua pihak yang memberikan support pada kegiatan ini, khususnya Dewan Lingkungan DLH Kota Makassar, Haji Ray Suryadi Arsyad, dan pihak DLH Kota Makassar,” ujar Andi Asdhar saat memberikan keterangan kepada media.

Andi Asdhar juga menambahkan bahwa peran aktif dari lini lapangan menjadi kunci utama dalam mengubah kebiasaan memilah sampah di tingkat keluarga.

Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan mampu menjaga ekosistem wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Makassar tetap bersih dari pencemaran.

“Apresiasi besar juga kami sampaikan kepada para penyuluh, pendamping persampahan, beserta teman-teman jajaran Pemerintah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang terus mengedukasi warga,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *