Gandeng Tesla, Thailand Bakal jadi Negara Pemasok Baterai Kendaraan Listrik di Asia

ilustrasi produk baterai Tesla

SOLUSINEWS.ID – Perusahaan Elon Musk, Tesla, resmi berinvstasi di Thailand dengan bendera perusahaan bernama Tesla Company (Thailand) Ltd.

Modal investasi Tesla sebesar 3 juta baht atau sekitar Rp 1,28 miliar.

Kementerian Perdagangan Thailand menjelaskan Tesla akan menjual sejumlah jenis kendaraan listriknya di negari berjuluk Gajah Putih tersebut.

Tesla juga akan membangun sistem penyimpanan energi (energy storage system/ESS) atau power bank.

Bacaan Lainnya

Dikutip dari CNN Indonesia, masuknya Tesla seiring dengan kebijakan pemerintah Thailand yang mendorong penggunaan kendaraan listrik demi mengurangi emisi karbon.

Dengan kerjasama itu, Thailand akan menjadi negara Asia Tenggara pertama bagi Tesla yang akan menjual produk sistem penyimpanan energi dan baterainya.

Selama ini, sebagian besar produk Tesla tersebut juga masih terbatas dipasarkan di AS.

Sementara itu, Kepolisian Thailand telah membeli banyak mobil listrik buatan Tesla untuk kegiatan operasional.

Thailand juga akan menjadi negara keempat terbesar di Asia dalam produksi baterai mobil listrik berdasarkan riset Kasikorn Research Center (K-Research).

Perakitan dan produksi baterai Kendaraan Listrik di Thailand diprediksi mencapai 430 ribu unit pada tahun 2023.

Selain itu, penjualan mobil listrik hybrid, plug in hybrid dan baterai kendaraan listrik di Thailand akan mencapai 25 persen dari total pasar mobil.

Itu artinya Thailand akan menjadi pusat pengekspor baterai kendaraan listrik yang akan dipasok ke pasar domestik.

Sedikitnya 260 ribu unit dari total 430 ribu produksi baterai pada 2023 nanti akan dipasarkan ke negara-negara kawasan Asia.

Baterai kendaraan listrik itu akan di ekspor ke Jepang, Oseania, Singapura dan Malaysia.

Sementara 40 persen atau 170 ribu baterai akan diekspor ke luar negeri.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *