SOLUSINEWS.ID – Salah satu orang terkaya dunia, Elon Musk, menargetkan telah mampu mendaratkan manusia ke Planet Mars melalui pesawat luar angkasa perusahaan teknologinya, SpaceX, di tahun 2026.
Namun, Elon Musk juga menyampaikan bahwa menerbangkan manusia ke Mars juga sangat berisiko yang bisa saja mengancam keselamatan manusia yang diterbangkan ke planet yang berada di urutan keempat terdekat dari matahari itu.
Elon Musk telah lama berambisi mengirimkan manusia ke Planet Mars. Ia juga blak-blakan tentang risiko besar yang harus dihadapi oleh kelompok manusia pertama yang tiba di Mars.
Hal itu diungkapkan dalam wawancara Elon Musk dengan pendiri dan chairman X Prize Foundation, Peter Diamandis.
Bersumber dari detik.com, Musk menyatakan misi ke Mars bisa saja menjadi ancaman kematian bagi manusia.
Ditegaskan, misi itu tidak untuk semua orang dan perjalanan kesana ini hanya untuk relawan. Namun, misi itu akan menjadi petualangan dan pengalaman yang luar biasa.
Untuk mewujudkan ambisi pria berusia 49 tahun itu, SpaceX sudah mengembangkan roket Starship layaknya pesawat komersial yang bisa menerbangkan manusia dari satu negara ke negara lain.
Namun, dalam beberapa uji terbang terakhir, prototipe roket Starship meledak dalam proses pendaratan.
Meski demikian, Elon Musk memprediksi perusahaannya akan bisa menerbangkan manusia ke Mars pada tahun 2026.
Space Exploration Technologies Corporation (SpaceX) adalah perusahaan transportasi luar angkasa swasta Amerika Serikat yang didirikan Elon Musk.
SpaceX juga mengembangkan wahana antariksa SpaceX Dragon untuk mengirim suplai dan pergantian awak Stasiun Luar Angkasa Internasional.
SpaceX didirikan pada 6 Mei 2002 yang awalnya berbasis di El Segundo kemudian beroperasi di Hawthorne, California.(*)







