Gunung Latimojong Dibuka kembali Bagi Pendaki dan Wisatawan

Saf Dinas Pariwisata Kabupaten Enrekang membersihkan destinasi wisata Villa Emas Latimojong seiring dibukanya wisata jalur pendakian Gunung Latimojong sejak 1 Maret 2021.(Dispopar Enrekang)

ENREKANG, SOLUSINEWS.ID – Gunung tertinggi di Sulawesi Selatan yaitu Gunung Latimojong sebagai kawasan destinasi wisata Kabupaten Enrekang kembali dibuka bagi wisatawan dan kalangan pendaki.

Sebelumnya, kawasan wisata dan pendakian Gunung Latimojong ditutup oleh pemerintah setempat karena pandemi Covid-19 sejak pertengahan tahun 2020 lalu.

Pembukaan obyek wisata jalur pendakian Gunung Latimojong resmi berlaku sejak 1 Maret 2021 berdasarkan Surat Edaran Bupati Enrekang Nomor 338/476/Dispopar/2021.

“Berdasarkan surat edaran tersebut terhitung tanggal 1 Maret 2021 jalur pendakian Gunung Latimojong dibuka kembali untuk umum,” Kasubid destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Enrekang, Eka Febrianzah, Kamis (18/3/2021).

Bacaan Lainnya

Langkah ini juga dilakukan pemkab setempat melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispopar) Enrekang  sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di masa pandemi Covid-19.

Gunung Latimojong memiliki ketinggian 3.478 meter dari permukaan laut (MDPL). Puncaknya bernama Bulu Rante Mario atau akrab disebut puncak Rante Mario.

Gunung ini menduduki daftar 5 gunung tertinggi dalam daftar “Seven Summits of Indonesia” atau 7 puncak gunung tertinggi di Indonesia.

ilustrasi ketinggian gunung latimojong (alidesta.wordpress.com)

Pegunungan Latimojong membentang dari selatan ke utara. Bagian selatan mengapai daerah Kabupaten Sidenreng Rappang, bagian utara di Kabupaten Tana Toraja.

Sementara di bagian timur pegunungan Latimojong menggapai hampir keseluruhan wilayah Kabupaten Luwu.

Di pengunungan Latimojong juga masih kerap dijumpai hewan endemik yang tergolong satwa dilindungi yaitu Anoa dan Babirusa.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *