Meski demikian, ia tetap berusaha melayani pesanan antar pelanggannya.
“Saya juga terima katering harian, bawa ke masjid untuk Jumat berkah, dan pesan antar lainnya,” tambahnya.
Pendapatan dari usaha jualan lauk pauk itu, Bu Ana gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.
Selain itu, ia sisihkan sebagai tabungan untuk membuka usaha yang lebih besar lagi agar bisa memberi peluang kerja bagi orang lain di tempat usahanya nanti.
Tips Banyak Pelanggan
Bu Ana membagikan tips usaha lauk pauknya sehingga selalu laris dan memiliki banyak langganan.
Menurutnya, menjual makanan itu harus memiliki cita rasa yang khas yang membedakan dengan produk atau kuliner yang sama di tempat lain.
“Itu agar memikat pembeli. Biar orang tertarik beli karena masakan kita itu berbeda dengan masakan orang-orang di luar sana,” terangnya.
“Kemudian kita harus selalu bersedekah agar jualan mendapat keberkahan,” kuncinya.(*)







