SOLUSINEWS.ID – Masa pandemi Covid-19 membuat sektor ekonomi dan dunia usaha di Indonesia seolah diterpa badai.
Salah satu dampaknya dirasakan bagi kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Meski demikian, masyarakat yang terdampak tak lantas menyerah.
Untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan ekonomi, warga yang terdampak pandemi ada yang membuka usaha mikro lainnya seperti kedai minuman seperti yang dilakukan Irfan (32 tahun), warga BTN Minasa Upa Blok N 13, Makassar.
Disadur dari website www.makassar.tv , Irfan mengaku memulai usaha kedai booth kecilnya yang bernama Turere_Mu sejak Juli 2020 di depan rumahnya.

Ia mengaku sudah lama berkeinginan membuka usaha sendiri sekaligus mengenalkan dan membudayakan bahasa lokal kepada kawula muda.
Itulah sebabnya ia memberi nama kedainya dengan kata “Turere-Mu”, Bahasa Makassar yang artinya haus, sementara ‘Mu’ kependekan dari Minasa Upa, nama kompleks tempat tinggalnya.
Sejak memulai usaha kedai minumannya, Irfan mengaku sudah bisa memetik hasilnya. Dengan keuntungan usahanya, ia sudah mampu membiayai kebutuhan hidup keluarganya.
Bahkan, ia berencana membuka cabang usaha kedainya di beberapa tempat lagi.
Irfan mengaku modal awal membuat usaha booth kuliner di depan rumahnya berkisar Rp 4 jutaan saja. Booth kedainya pun cukup murah karena ia hanya membeli booth bekas dalam kondisi bagus.
“Waktu itu bot nya hanya beli sekitar Rp 1,5 jutaan saja,” sebutnya. Setelah usahanya berjalan, Irfan sudah mampu meraup omzet sekitar Rp 1 jutaan.
Memiliki usaha sendiri rupanya memberi pengalaman dan motivasi bagi Irfan dalam melakoni usahanya tersebut.
Menurutnya, memulai usaha itu harus dibarengi komitmen oleh pelaku usaha tersebut.
“Yang pertama dilakukan untuk membuka usaha adalah konsisten. Yakin dan jangan memikirkan untung dulu tetapi bertarung rasa,” ungkap Irfan.
Adapun menu kedai Turere_Mu milik Irfan yaitu sarabba, susu kurma, kopi Vietnam, green tea, milo, teh, taro, coklat, coco oreo, dalgona, dan boba.
Harga segelas minumannya pun sangat terjangkau yaitu hanya Rp 5.000 per gelas.(*)







