SAMARINDA, SOLUSINEWS.ID- MyParkir mempresentasikan sistem tata kelola parkir digital di hadapan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Rabu (9/9/2026).
Pihak myparkir diterima langsung oleh Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kota Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, S.STP.
Pertemuan membahas pengembangan tata kelola perparkiran berbasis digital, termasuk penerapan sistem parkir berlangganan yang saat ini tengah dimatangkan oleh Pemerintah Kota Samarinda.
Dalam kesempatan tersebut, Boy Leonardo Sianipar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran MyParkir yang telah datang mempresentasikan inovasi serta konsep sistem pengelolaan parkir digital yang dikembangkan.
Ia menyambut baik hadirnya berbagai inovasi yang dapat menjadi masukan dalam upaya Pemerintah Kota Samarinda mematangkan konsep dan tata kelola perparkiran, khususnya rencana penerapan sistem parkir berlangganan.
Dalam presentasinya, MyParkir memperkenalkan konsep pengelolaan parkir yang telah dibangun secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam satu ekosistem digital.
Sistem tersebut tidak hanya menangani proses pembayaran parkir, tetapi juga mencakup mekanisme berlangganan, identifikasi pengguna, transaksi, aktivitas petugas parkir hingga monitoring dan pelaporan secara terintegrasi.
Founder MyParkir, Rudihartono, mengatakan sistem yang dikembangkan MyParkir dirancang agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan kebijakan masing-masing pemerintah daerah.
“Konsepnya adalah membangun satu ekosistem. Mulai dari masyarakat yang berlangganan, penggunaan layanan parkir, petugas di lapangan, transaksi hingga monitoring semuanya berada dalam satu sistem yang saling terhubung,” ujar Rudihartono.
Menurutnya, salah satu keunggulan sistem langganan MyParkir adalah fleksibilitas. Masyarakat dapat melakukan proses berlangganan dengan mudah dan selanjutnya menggunakan identitas digital maupun kartu langganan saat memanfaatkan layanan parkir.
Petugas parkir cukup melakukan validasi menggunakan perangkat HP masing masing, sehingga setiap aktivitas parkir dapat tercatat dalam sistem.
“Yang kami dorong adalah bagaimana berlangganan parkir dibuat semudah mungkin bagi masyarakat. Sistemnya fleksibel, mudah digunakan oleh petugas, tetapi pada saat yang sama pemerintah tetap memiliki data dan instrumen monitoring,” tambahnya.
Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mendukung tata kelola parkir yang lebih tertib, transparan dan terukur, sekaligus memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh layanan parkir.
Pertemuan dengan Dishub Kota Samarinda juga menjadi bagian dari upaya MyParkir membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan tata kelola perparkiran digital yang dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah.
MyParkir sendiri mengembangkan konsep layanan parkir dalam satu ekosistem, mulai dari parkir tepi jalan, sistem berlangganan, pembayaran digital hingga sistem parkir berbasis gate, dengan data transaksi dan aktivitas operasional yang dapat dimonitor secara terintegrasi.







