Siapa Pemilik Rumah Jl Pengangsaan Timur Nomor 56 Jakarta? Tempat Soekarno Memproklamirkan Kemerdekaan RI

rumah Jl Pengangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.(*)

SOLUSINEWS.ID – Tahukah Anda siapa pemilik rumah tempat Proklamasi Kemerdekaan RI dibacakan Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1945 ?

Bila belum maka tak ada salahnya Anda tahu bahwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berawal dari sebuah rumah yang terletak di Jalan Pengangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Pembacaan teks Proklamasi dilakukan pada Jumat 17 Agustus 1945, pukul 10.00 WIB, di rumah bernomor 56 di jalan tersebut.

Disadur dari kabar banten dan kanal youtube Kajian Islam, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan siapa sebenarnya pemilik rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 tersebut.

Bacaan Lainnya

UAH menyampaikan bahwa merupakan salah hal penting dalam sejarah kemerdekaan untuk mengetahui hal itu.

Ia menyebutkan pemilik rumah bernomor 56 di Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, yang dijadikan tempat pembacaan teks proklamasi adalah milik seorang pengusaha muslim.

“Itu adalah seorang pengusaha muslim, keturunanan Yaman yang sangat cinta dengan NKRI. Namanya Syeikh Faradz Bin Martak,” terang UAH.

Syeikh Faradz Bin Martak mewakafkan rumahnya hanya untuk pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

UAH melanjutkan bahwa sebelum hari dimana Proklamasi Kemerdekaan dibacakan, Presiden Soekarno sebelumnya datang ke rumah itu dalam keadaan lemas.

“Ada penyakit dalam tubuh Soekarno, kemudian diberikan madu oleh pengusaha Yaman tersebut. Alhasil, siangnya sudah fresh dan badan yang baik, maka digelorakan kemerdekaan yang disampingnya ada Bung Hatta,“ papar UAH.

Dijelaskan, Proklamasi 17 Agustus 1945 memiliki saham yang kuat dari perjuangan-perjuangan para ulama.

Sekadar diketahui, Faradj Martak lahir di Hadramaut, Yaman pada tahun 1897.

Pemilik rumah Jl Pengangsaan Timur Nomor 56 itu berasal dari Yaman yang hijrah ke Indonesia sekitar tahun 1940.

Faradj Martak membeli rumah itu dari orang Belanda.

Saat rumah tersebut diwakafkan untuk ditempati keluarga Bung Karno, Faradj dan keluarganya pindah ke rumah di seberang jalan di Jl Pengangsaan nomor 41, Jakarta.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *