MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Persampahan guna memperbaiki sistem pendataan sampah yang selama ini didominasi pencatatan manual.
Kegiatan ini digelar di Hotel Novotel Makassar, Kamis (16/7/2026), dengan agenda yang berfokus pada tema sinergitas pengolahan data persampahan demi menyusun kebijakan lingkungan yang tepat sasaran.
Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa lemahnya sistem pendataan membuat banyak program pengelolaan sampah sepanjang tahun 2026 belum terekam optimal di data resmi.
Berdasarkan data tahun 2025, tingkat sampah yang terkelola di Makassar tercatat hanya berada di kisaran 2 persen.
Padahal, DLH memproyeksikan realisasi di lapangan pada tahun 2026 ini sebenarnya sudah mendekati angka 30 persen berkat masifnya berbagai gerakan berbasis komunitas.
“Tetapi karena sistem datanya belum baik, angka tersebut belum bisa tergambarkan. Makanya melalui Bimtek Jakstrada ini kita ingin memperbaiki manajemen data,” jelas Helmy.
Langkah pembenahan data digital ini juga ditargetkan untuk mendukung perwujudan program Makassar Zero Waste 2029. (*)







