Tanggapan positif juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Selayar Drs Hizbullah Kamaruddin. Dalam FGD, Hizbullah sangat senang saat ada program Agrowisata Petik Jeruk Keprok yang ditawarkan.
“Potensi pariwisata di Kabupaten Selayar bukan melulu dengan pantainya atau Taka Boneratenya. Tapi di sini juga punya Agrowisata Petik Jeruk Keprok. Ini yang tidak ada duanya di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
“Jadi program Agrowisata Petik Jeruk Keprok ini memiliki potensi besar untuk mengundang kedatangan wisatawan, domestik maupun mancanegara,” terang Hizbullah.
“Paling tidak warga Selayar sendiri yang saat pulang kampung, bisa berkunjung ke lokasi agrowisata ini bersama keluarga. Atau tentunya warga Sulsel lain diharapkan dapat berkunjung ke Selayar. Jadi selain ke pantai, Selayar juga punya Agrowisata Petik Jeruk Keprok,” harapnya.
Kegiatan PIPK yang dilakukan pada program Agrowisata ini adalah kegiatan pelatihan bisnis dan juga pelatihan bagi pemandu wisata untuk agrowisata petik jeruk keprok.
Nada sependapat juga diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Hukum (Peridakum) Pemkab Selayar Drs Musyatari. Bahkan Musytari berharap kegiatan ini dapat diteruskan dan bukan hanya di tahun 2022 saja.
“Mewakili dinas Peridakum Selayar, sepenuhnya kami mensupport. Proggram-program seperti inilah yang sangat dibutuhkan masyarakat kami. Program yang tepat sasaran dan langsung berhubungan dengan yang berkepentingan,” ujar Musytari.
“Banyak hal positif yang diperoleh pihak UMKM dan juga petani jeruk keprok. Pasti bertambah nilai ekonomi dari jeruk yang mereka produksi,” lanjutnya.
Keberadaan alat atau teknologi serta pelatihan yang dilakukan tim PIPK untuk UMKM, dinilai Musytari sangat tepat sasran. Apalagi mereka juga mendapat pelatihan dan praktik dari alat yang ditawarkan.
Pada PIPK yang dilakukan juga dilakukan ujicoba produksi olahan jeruk yang berwujud dodol jeruk keprok serta minuman jeruk dalam kemasan khas Selayar.
Ketua Tim PIPK Agrowisata Jeruk Keprok Selayar Ilham Ahmad berharap, program yang dijalankan timnya dapat berlanjut dan bersinergi dengan program pemerintah setempat.
“Dukungan dari dinas setempat dan warga, membuat kami termotivasi untuk mengembangkannya. Semoga program kami dapat berlanjut dan berkesinambungan,” pungkasnya.
Pada PIPK Jeruk Keprok Selayar ini, tim melibatkan sejumlah mahasiswa Politani Pangkep untuk turut ke lapangan dalam aktivitas pelaksanaan. Mulai dar kegiatan FGD, penerapan teknologi pembuatan dodol, minuman jeruk peras, hingga penyuluhan Agrowisata Petik jeruk. (*)







