Usaha Kebab Lumpia Telur di Jalan Borong Raya, Ownernya Masih Remaja 14 Tahun

kebab lumpia telur
Menggoreng penganan Kebab Lumpia Telur.(mutmainnah/solusinews.id)

KEBAB  adalah penganan cepat saji yang terbuat dari daging. Umumnya, usaha kebab yang dipasarkan di Indonesia menggunakan kulit lumpia.

Kebab juga merupakan salah satu makanan yang khas dari timur tengah yang isinya berbahan tortilah khas meksiko berisi daging, sayuran dan saus.

Di tanah air, penggemar kuliner ini juga tak sedikit. Bahkan, dibuat dan dijual dengan berbagai macam kreasi.

Bacaan Lainnya

Seperti salah satu pelaku usaha kuliner kebab yang saya temui di Jl Borong Raya Makassar, ternyata masih remaja.

Namanya Marwa, usia 14 tahun, yang juga pelajar kelas 3 di salah satu SMP di Kota Makassar.

Meski masih remaja, Marwa mempunyai semangat luar biasa untuk membantu ekonomi orang tuanya.

Dalam menjalankan usaha kebab dengan fasilitas warung boks mini miliknya, Marwa dibantu seorang karyawan bernama Asrul (23 tahun).

Kebab yang dijualnya mengunakan bahan kulit lumpia dengan isi telur. Meski demikian, rasanya tidak kalah nikmat dengan kebab isi daging.

Harganya tergantung jenis atau menu kebab yang dijual. Ada Kebab Super seharga Rp 8.000 dengan pilihan satu topping.

Ada juga paket Kebab Komplit seharga Rp 10 ribu dengan tiga toping.

Dalam sehari, kebab yang dijualnya bisa menghasilkan omzet sekitar Rp 200 ribu atau dalam sebulan sekitar Rp 6 juta.

Sementara, Marwa masih menjual di tempat atau belum melayani pemasaran pesan-antar atau orderan ke suatu acara.

usaha kebab lumpur
Salah satu usaha kuliner Kebab Lumpia Telur di Jl Borong Raya, Kota Makassar.(mutmainnah/solusinews.id)

Marwa mengaku masih fokus berjualan di lokasi saat ini yaitu di bilangan Jl Borong Raya. Meski demikian, ia berencana akan membuka cabang usahanya di beberapa tempat atau daerah lain.

Sementara Asrul (23 Tahun) menambahkan,  Minggu (20/2/2022), waktu berjualan kebab di lokasi itu hanya enam hari saja yaitu Senin hingga Sabtu.

Sehari usahanya mulai buka pukul 16.00 hingga 23.00 WITA. Uang hasil penjualan kebab di boks usaha milik majikannya itu juga disetor tiap hari.

Sebulan dia mendapat gaji sebesar satu juta rupiah. “Penghasilan saya dari jualan kebab ini saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi saya tidak meminta uang lagi dari orangtua,” ungkapnya.

Kebab jualannya terbuat dari campuran, kulit lumpia, daun bawang, daun selada, sosis, telur, dengan toping kornet, ayam dan keju.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *