9 Tips Mengurangi Pemakaian BBM saat Berkendara ala Hukum Fisika Isaac Newton

ilustrasi kaitan penghematan BBM dengan Hukum Newton.(laredo)

SOLUSINEWS.ID – Hukum Newton adalah hukum yang menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya.

Penemu hukum fisika ini adalah Sir Isaac Newton (1643 – 1722), ilmuwan ahli fisika, matematika, dan filsafat, asal Inggris.

Rumus hukum Newton itu pun berhubungan erat dalam gaya kehidupan sehari-hari manusia, termasuk dalam penggunaan BBM kendaraan bermotor.

Kenapa bisa berkaitan ?

Bacaan Lainnya

Karena hukum Newton adalah hukum gerak yang menjadi hukum dasar dinamika yang merumuskan gaya terhadap pengaruh gerak pada benda tertentu.

Bahkan, Hukum Gerak Newton ini merupakan dasar mekanika klasik yang dijabarkan dalam tiga Hukum Fisika.

Btw, harga BBM jenis Pertalite baru saja “naik kelas” menjadi Rp 10 ribu Perliter, setelah beberapa waktu silam kakaknya, bensin Premium “dikubur” pemerintah.

Artinya, saat ini hanya tersedia jenis BBM yang harganya lebih tinggi dibanding bensin Premium dan mau tak mau pengguna kendaraan mengeluarkan biaya lebih untuk mengkonsumsi BBM.

Hilangnya pilihan mengkonsumsi bensin yang lebih murah (Premium) serta adanya kenaikan harga pada jenis BBM yang tersedia saat ini, tentunya berimbas pada biaya operasional kendaraan baik itu motor maupun mobil.

Naiknya harga BBM tidak serta merta membuat aktivitas rutin masyarakat dalam berkendara pun berkurang demi menghemat biaya BBM.

Apalagi, banyak sektor bisnis maupun pelaku usaha yang bekerja untuk meningkatkan penghasilannya dengan mengandalkan mobilitas berkendara.

Belum lagi kenaikan BBM diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya, tidak disusul dengan kenaikan penghasilan misalnya gaji pegawai atau karyawan di tempatnya bekerja.

Kondisi ini akan membuat masyarakat yang aktivitas berkendaranya sehari-hari akan memikirkan bagaimana cara mengurangi biaya berkendara yang salah satunya dalam mengkonsumsi BBM secara rutin.

Nah, jika belum menemukan cara atau tambahan penghasilan untuk menyesuaikan kenaikan harga BBM saat ini maka 10 cara atau tips dibawah ini bisa jadi solusi untuk diterapkan dalam berkendara untuk menghemat biaya penggunaan BBM sehari-hari.

Berikut 10 tips tersebut :

1. Melaju sesuai Kecepatan Standar

Efisiensi BBM sangat berpengaruh dari kecepatan ketika mengendarai. Ini ibarat hukum fisika yang dicetuskan Isaac Newton yang intinya menyebutkan semakin besar gaya yang diberikan pada suatu benda, maka benda tersebut juga mengalami perubahan yang besar pula.

Artinya, makin laju atau besar gaya gerakan sebuah kendaraan maka akan besar pula pemakaian BBM-nya.

Jadi untuk menghemat BBM saat berkendara sebaiknya tidak memacu kendaraan di bawah atau melebihi kecepatan standar karena hal itu akan memicu BBM lebih boros.

Contohnya membawa kendaraan menggunakan gigi rendah melaju di jalanan dengan waktu cukup lama atau jarak yang jauh, atau sebaliknya selalu memacu kendaraan di atas kecepatan standar di jalanan.

Belum lagi jika kendaraan berada di tengah kemacetan. Bahan bakar akan lebih banyak terkuras saat kendaraan dalam keadaan hidup tetapi tidak bergerak atau kecepatannya tidak stabil.

Solusi lainnya, pilihlah jalan yang bis menghindarkan Anda dari kemacetan dan melajulah dengan kecepatan standar. Gas tipis-tipis aja saat berada di jalanan yang tidak macet.

2. Matikan Mesin kalau Berhenti Cukup Lama

Matikanlah mesin kendaraan jika berhenti di suatu tempat cukup lama. Bahkan bila macetnya sangat parah dan kendaraan belum bisa bergerak, sebaiknya matikan mesin saja.

Kecuali cuaca panas dan Anda membutuhkan AC mobil sehingga kendaraan harus tetap hidup.

Namun jika sedang berhenti karena menunggu orang lain atau sedang parkir untuk beberapa waktu, sebaiknya matikan mesin.

Atau bisa juga mencari tempat teduh untuk parkir agar AC mobil tak perlu dipakai yang mana mengharuskan mesin menyala.

4. Gunakan Gigi (porsneling) dengan Tepat

Dikutip dari situs suzuki.id, kesalahan terbesar yang tanpa disadari sering dilakukan pengemudi adalah terbiasa menggunakan gigi rendah untuk saat berkendara di jalan rata.

Padahal peruntukan gigi rendah itu lebih efektif untuk melewati medan jalan yang rusak atau menanjak.

Menggunakan gigi rendah pada tempat dan waktu yang tidak tepat akan menguras BBM.

Apalagi, menggunakan gigi rendah saat melaju cepat dan jauh melintasi jalan mulus. Selain menguras BBM juga bisa mempercepat kondisi aus pada sejumlah komponen mesin.

5. Atur Tekanan Angin yang sesuai pada Ban

Kondisi angin atau udara pada ban mobil turut berperan pada penghematan BBM. Kembali pada rumus atau hukum Gaya, Massa, dan Kecepatan ala Isaac Newton.

Kalau tekanan ban kurang atau tidak sesuai standar saat bobot mobil lagi berat saat melaju karena muatan barang atau penumpang, maka dampaknya akan menguras bahan bakar.

Solusinya selalu cek kondisi tekanan ban dan mengisinya sesuai petunjuk pabrikan. Karena tekanan angin pada ban kendaraan itu bisa berkurang untuk waktu yang lama.

Anda bisa mengecek langsung pada label atau stiker petunjuk pengisian tekanan ban di mobil atau motor Anda.

Atau pada saat melakukan servis berkala untuk memeriksa dan mengisi tekanan angin ban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *