MAKASSAR, SOLUSINEWS.ID – Program Studi (Prodi) Teknologi Pendidikan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja bermitra dengan SMP Katolik Mandetek menyusun kegiatan melalui PKM Pelatihan Penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Kurikulum Merdeka.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari secara blanded learning mulai 10 hingga 12 Januari 2024 ini diikuti para guru SMP Mandetek dan beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Makale Utara.
Materi pelatihan mencakup pemilihan kata kerja operasional, cara penyusunan evaluasi yang menarik dan berbasis digital hingga pelatihan menggunakan aplikasi canva dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka.
Tim pengabdian dari UKI Toraja yang diketuai oleh Ervianti M.Pd menjelaskan, Kamis (25/4/2024), pelatihan ini tidak hanya teoritis tetapi juga aplikatif.
“Dimana peserta diajak untuk melakukan praktik langsung membuat LKPD menggunakan aplikasi Canva,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan PKM ini dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mengadaptasi teknologi informasi.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh tim dosen dari Universitas Kristen Indonesia Toraja,” lanjutnya.
Tujuan program pengabidan tersebut untuk membekali guru dan siswa dengan kemampuan dan pengetahuan dalam mengembangkan serta menyusun evaluasi dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, untuk memberikan solusi atas tantangan pembelajaran di era digital dan implementasi Kurikulum Merdeka.
“Kami melihat pentingnya penyesuaian adaptasi digital dan pengukuran evaluasi pembelajaran yang berbasis digital apalagi dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah.
Sehingga kegiatan ini sangat diharapkan dapat menjadi salah satu penunjang pembelajaran yang efektif dan efisien,” kuncinya.
Sementara Kepala SMP Katolik Mandetek Yeanni Tana S.Pd. mengaku pelatihan tersebut sangat penting dan strategis dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
“Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, guru dan siswa kami menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar, khususnya dalam memanfaatkan teknologi informasi,” ungkapnya.
Apresiasi senada diungkapkan peserta. Salah satu Kepala Sekolah SMP Katolik Sanggalla yang mengaku pelatihan tersebut memberikan sumbangsih yang sangat menarik dan menunjang peningkatan kualitas pendidik di era digital dan penyesuaian implementasi kurikulum merdeka.
“Mereka sangat antusias untuk segera menerapkan pengetahuan ini dalam pembuatan evaluasi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif untuk siswa saya,” katanya.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan LKPD tetapi juga memperkuat keterlibatan dan kolaborasi antara universitas dengan sekolah dalam menerapkan inovasi pendidikan.
Ia mengharapkan pelatihan tersebut dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Katolik Mandetek.(*)







