Platform Cooperative 2, Apa itu Model Bisnis Share Economy dan Platform Cooperative ?

ilustrasi koperasi digital
ilustrasi digitalisasi koperasi (Thinkstock)

Dengan sistem ini, perusahaan akan hilang tanggung jawabnya dari upah minimum, batasan jam kerja, jaminan sosial, dan perlindungan pekerja lainnya.

Dari kemunculan platform capitalism ini muncul sebuah antitesis sebagai upaya perbaikan sistem yang ada.

Solusi yang ditawarkan ini bukan sekedar memoles platform capitalism untuk lebih “memperhatikan pekerja” tetapi sebuah perubahan radikal yang membawa dampak jangka panjang.

Sistem ini bernama platform cooperative atau biasa disebut platform coop.

Bacaan Lainnya

Platform coop adalah bisnis yang menggunakan situs web, aplikasi seluler, atau protokol untuk menjual barang atau jasa dengan mengandalkan pengambilan keputusan yang demokratis dan kepemilikan bersama atas platform oleh pekerja dan pengguna.

Platform coop menggabungkan prinsip koperasi dengan potensi yang dibawa dari platform capitalism.

Dengan kata lain, bentuk bisnis ini mendemokratisasi platform. Model bisnis ini tidak sekedar menempatkan pekerja sebagai shareholders tetapi stakeholder yang dapat berkontribusi lebih kepada perusahaan.

Dengan berbasis koperasi, perusahaan platform dapat memperoleh beberapa keunggulan.

Menurut Perotin (2016), koperasi lebih produktif dibandingkan bisnis konvensional, pekerja lebih sering terlibat dalam perusahaan, memiliki kepercayaan tinggi, dan lebih efektif dalam berbagi pengetahuan.

Di sisi lain, koperasi dua kali lebih mungkin untuk survive dibandingkan model bisnis konvensional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *