Saat Diterima Instansi atau Perusahaan Lain
Cara ini terbilang cukup strategis dan umumnya dilakukan karyawan yang sudah lama memendam untuk resign dari tempat kerjanya.
Misalnya saat masih bekerja di sebuah instansi atau perusahaan, karyawan bersangkutan diam-diam ikut mendaftar seleksi penerimaan pegawai atau karyawan di instansi lain.
Ketika diumumkan dirinya lulus dan diterima di instansi tersebut, misal lingkup instansi pemerintah sebagai CPNS, maka barulah mengajukan permohonan resign dengan riang gembira.
Saat Pinjaman atau Utang Lunas
Salah satu faktor utama lainnya yang menyebabkan seorang karyawan atau pegawai ragu untuk meninggalkan tempat kerjanya adalah karena masih terhimpit beban utang atau pinjaman.
Misalnya besarnya biaya KPR dan masa cicilan yang masih panjang, pinjaman usaha, atau kredit mobil yang belum lunas.
Namun, ketika si karyawan sudah mampu terbebas dari pinjaman atau melunasi utang-utang besarnya tersebut maka saat itulah waktunya untuk ‘hijrah’ dari tempat kerja yang selama ini mungkin membuatnya tak betah.
Saat Tempat Kerja Tak Nyaman Lagi
Saat merasakan kondisi di tempat kerja tak nyaman lagi, misalnya tim tak lagi kompak, persaingan begitu ketat hingga saling menjatuhkan, merasa tidak dihargai atasan, sehingga sulit pekerjaan tak produktif lagi.
Bila mengalami atmosfer seperti itu hingga merasa tidak memiliki masa depan yang baik berada di tempat kerja bersangkutan, maka saatnya untuk melayangkan surat pengunduran diri.







