Cunding, Dari Dunia Gelap Jadi Pengusaha Warkop Konsep Islami

Cunding warga Mallawa Maros
Cunding, warga Mallawa Maros, usaha warkop konsep islami.

Tidak memiliki keterampilan yang cukup dalam hal-hal yang positif, membuatnya sedikit harus memutar otak dalam menjalani kehidupan barunya. Konsultasi dengan teman, sahabat serta keluarga besar menjadi hal yang rutin dia lakukan.

Hingga pada akhirnya membuat perencanaan buka usaha warkop di lokasi mertua, usaha ini menurutnya adalah usaha yang cocok buatnya, pasalnya kesukaannya dalam kuliner ada dalam dirinya.

Dengan keterbatasan modal yang dimilikinya, akhirnya dia memberanikan diri membangun tempat usaha dengan ukuran yang terbatas yang berdampingan dengan Masjid di jalan poros Bone-Maros yang cukup ramai disinggahi para musafir untuk shalat.

Warkop Hijrah, nama usaha yang dia berikan, usaha ini juga tidak lepas dari Trisari Group yang banyak memberi masukan dan menginspirasinya.

Bacaan Lainnya

Banyaknya warkop di jalur ini menjadi tantangan tersendiri baginya, Warkop Hijrah ini diberi slogan “Belanja di sini, 2,5% ke kas masjid”.

Selain itu warkop ini menyediakan menu berbeda dari warkop-warkop lainnya. Usaha harus memiliki ciri khas dan gaya sendiri, Kopi Toraja varian Blend Dan Espresso sistem Vietnam Drip dan French Press adalah menu yang disajikan, menu jenis ini umumnya hanya tersedia di kota-kota.

Warkop Hijrah kini mulai dikenal di sepanjang jalur Makassar-Bone yang posisinya sangat strategis, yakni di Rest Area KM 100 TRISARI GROUP, warkop yang cukup sederhana tetapi para penikmat kopi cukup ramai di tempat ini.

Apalagi konsep berbagi dihadirkan serta sarana masjid di sampingnya yang cukup ramai.

Nama warkopnya memberi kekuatan motivasi untuk terus berusaha secara halal dan berkah, baginya kehidupan telah diatur oleh Allah SWT tapi manusia harus senantiasa berikhtiar.

“Hijrah telah diperlihatkan Rasulullah dari Mekkah ke Madina dalam pengembangan Islam, seperti halnya kehidupan dan usaha, nilai-nilai Hijrah harus diterapkan,” ucapnya, Rabu (23/9/2020).  (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *