OPINI : Apakah Apple Akan menjadi The Next Nokia ?

ilustrasi.(int)

KITA ke Apple Corporation sekarang dimana kita akan menjawab apakah Apple akan menjadi next Nokia? alias menjadi musnah?

Kita jelaskan dulu bahwa APBN sebuah negara itu ibarat sales atau omzet sebuah perusahaan.

Jadi kalau APBN Indonesia sekitar Rp 2.000 triliun atau 130 billion dolar maka omzet perusahaan yang nilainya 130 billion dolar per tahun di dunia ini ada lebih dari 350 perusahaan.

Lalu kalau PDB Indonesia 1.100 billion dolar atau  1,1 triliun dolar, atau sekitar 16.000 triliun, maka valuasi perusahaan yang nilainya di atas 1 triliun dolar ada lebih dari 20-an perusahaan di dunia ini.

Bacaan Lainnya

Kita ambil contoh Black Rock. Perusahaan ini kapitalisasinya 9 triliun dolar atau 9 kali PDB Indonesia.

Itu hanya contoh salah satunya. Makanya membicarakan negara, sesekali kita membicarakan perusahaan yang nilainya lebih besar dari negara Indonesia, ya sah sah saja kan ?

Kita mulai dengan bicara negara kita, bicara GDP per kapita, juga bicara PDB negara dimana Indonesia saat ini GDP per kapitanya sekitar 4.250 dolar.

Artinya rata-rata penduduk Indonesia pendapatannya dalam 1 tahun adalah 4.250 x Rp 14.500 atau sekitar Rp 62 jutaan per orang.

O iya penentu lain adalah indeks gini rasio dimana semakin besar angkanya semakin jauh jarak orang kaya dengan orang miskin.

Alias kalau rata-rata penduduk indonesia memiliki pendapatan Rp 62 juta per tahun, gini rasionya besar, maka ada yang pendapatan Rp 5 juta atau gak sampai Rp 1 juta sebulan, dan ada yang Rp 120 juta setahun.

Kita detailkan Indonesia di lain kesempatan.

…

Omzet perusahaan sama dengan APBN sebuah negara, kapitalisasinya pasar perusahaan sama dengan PDB sebuah negara.

Ini hanya menyederhanakan, for the shake of discussion.

Kita ke Nokia, Nokia saat ini dibunuh oleh smartphone. Padahal Nokia adalah perusahaan yang sangat besar serta menguntungkan di jamannya.

Yang terbunuh hanya dalam hitungan bulan, ketika Steve Jobs meluncurkan Apple di tahun 2007 yang tidak ada keyboardnya.

Semuanya di layar sentuh, semuanya dikendalikan di layar sentuh. Gadget itu sangat waw!

Itulah yang dalam beberapa tahun kedepannya membunuh Nokia dalam sekejap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *