Pelanggan semakin memilih memperbaiki ketimbang mengganti kalau ada masalah di gadget miliknya.
Dulu, di awalnya, iya. Asal Nokia terbit baru, orang beli. Di akhirnya tidak.
Demikian juga saat ini terjadi pada Apple. Inilah mengapa penjualan phone Apple yang baru tidak semeriah dulu dulu.
Dimana puncaknya adalah mungkin di iPhone 9, 10, di tahun 2018 seakan Apple itu mengandalkan Glory From The Past, akan terus membawanya berjaya.
Ingat kesuksesan, laptop Apple Bookmac, komputer Apple, iPhone, iPad, iPod, Apple Store yang fenomenal dan mendominasi pasar.
Namun sudah hampir 10 tahun ini Apple kehilangan inovasinya. Jadi daripada fokus mencari “lahan baru”, agaknya Apple lebih memilih mempertahankan wilayahnya.
Oke, kita kunci kata penting disini “mencari lahan baru dan mempertahankan wilayahnya”.
Steve Jobs punya legacy menambah inovasi dan lahan baru, tapi manajemen sekarang tidak.
Untuk berinovasi baik perusahaan atau negara, mereka wajib menganggarkan dana dan tenaga ke RnD (Research n development).
Ini kata kunci berikutnya, “inovasi perlu ada anggaran dan difokuskan dan dipermudah”.







