Platform Cooperative 3, Sebagai Solusi Koperasi di Era Digital

ilustrasi koperasi digital
ilustrasi digitalisasi koperasi (Thinkstock)

Tentu ada banyak pihak yang meragukan sIstem in terutama terhadap keberhasilan koperasi. Namun, nyatanya, banyak koperasi yang telah berhasil.

Jika kita mengacu pada koperasi saja terdapat Ace hardware yang saat ini memiliki 5.000 toko di seluruh dunia.

Barcelona FC dengan penghasilan 839,5 juta euro, Frieslandcampina dengan 11.100 peternakan anggota dan 16.995 peternak anggota di Belanda, Belgia dan Jerman) 28.2930.

Koperasi di Indonesia pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Pada 2017 saja koperasi di Indonesia memiliki aset sebesar  7,03 triliun dan volume usaha Rp 4,6 triliun.

Bacaan Lainnya

Di sisi platform coop terdapat Stocksy platform coop fotografi  yang  memberikan $25,7 juta dengan $800.000 berupa patronage atau SHU kepada lebih dari 1.000 artis mereka.

Ide platform coop memang terdengar radikal. Ide ini membuat banyak pihak harus merubah perspektif mendasar tentang sebuah kepemilikan.

Akan tetapi, ide ini membawa semangat solidaritas keegaliteran di antara para pekerja.

Walaupun begitu, sistem ini sangat sejalan dengan share economy. Di mana berbagai pihak menjalin kerja sama dan berbagi kebermanfaatan.(*)

Artikel ini bersumber dan telah terbit di di situs economica.id dengan link https://www.economica.id/2021/07/02/platform-cooperative-transformasi-ekonomi-digital-yang-tidak-eksploitatif/ , dan diterbitkan ulang di solusinews.id dalam 3 bagian yang saling berkaitan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *